Sedang tren
5 Latihan Kuantum Ajaib dengan Kekuatan Yoga Adi Mudra: Manfaat, Efek Samping, Cara Melakukan dan Pencegahan Analisis Realistis Mengenai Diet Bianca Censori yang Diduga Bocor — Olahraga apa yang sebaiknya dihindari bagi penderita tekanan darah tinggi? Navigating Food Label Regulations: How Automated Label Generators are Revolutionizing Compliance for Businesses 10 Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Pernapasan Dalam Rutinitas Olahraga & Diet Millie Bobby Brown yang Bocor — Panduan Lengkap Apa yang Harus Dipakai untuk Yoga – Kenyamanan, Gaya, dan Sains Apa itu Chakra Telinga: Cara Meningkatkan Keseimbangan dan Penyelarasan untuk Kesejahteraan Secara Keseluruhan Hubungan Antara Penyalahgunaan Zat dan PTSD Apa itu Latihan Mengangkat Bahu: Jenis, Manfaat & Teknik Apa Perbedaan Antara Kapalan dan Kutil: Suatu Kondisi Kulit yang Umum Apa itu Nutrisi Kuantum: Makanan dan Manfaatnya Ensuring Allergen Safety in Food Manufacturing Bagaimana cara kembali berolahraga setelah berhenti lama? Tinnitus: How Long Will Your Ears Ring After Shooting a Gun? How To Increase Muscle Mass For Skinny Guys : 8 Secret Tips Mengatasi Kelelahan Mental: Strategi Sederhana untuk Pemulihan Latihan Mata untuk Uveitis: Teknik Efektif untuk Mengelola Peradangan dan Meningkatkan Penglihatan Manfaat dan Efek Samping Garam Masala untuk Kesehatan Manfaat Mengejutkan dari Mengonsumsi Kombucha Selama Kehamilan Why You Need to Build Stronger Legs as You Get Older And How to Do It Safely? Pelatihan apa yang diterima para pemain NFL? 14 Tips Keamanan Saat Kembali ke Gym Selama COVID-19 Nutrisi Tendon Sapi: Manfaat dan Efek Samping Latihan Zottman Curl Duduk: Manfaat & Cara Melakukannya Apa itu Obesitas: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Olahraga Aktivitas Fisik Terbaik untuk Gangguan Kecemasan pada Orang Dewasa Bagaimana Cara Membuat Teh Hibiscus dari Bunga Segar? Krioterapi - Teknik Baru untuk Memulihkan Otot Does Herbal Tea Have Caffeine Varada Mudra: Manfaat, Efek Samping, Cara Melakukan dan Pencegahan Cara Melakukan Push Up Mike Tyson dengan Benar Apakah Urine Mengandung DNA: Apa Kata Para Ahli? Yoni Mudra: Manfaat, Efek Samping, Cara Melakukannya, dan Pencegahan Teh Bunga Telang dan Manfaat Kesehatannya yang Luar Biasa 12 Makanan Junk Food yang Sebenarnya Sehat Kesalahpahaman Tentang Yoga, Hilangkan Sekarang Juga 9 Pose Yoga Terbaik yang Harus Dipelajari Setiap Anak Usia 8-12 dan Remaja Awal 10 Sumber Protein Paling Efektif untuk Vegan
Olahraga
Bergizi
Meditasi
Kesejahteraan
Janji temu
Dewan Peninjau
Musik Suasana Hati
Pelacak Kesehatan
Bakti sosial
Perawatan Kesehatan
Siniar Buku elektronik
Kisah Sukses
12.8k
Membaca
1,4 ribu

Apa itu Cold Yoga: Manfaatnya

Dengarkan artikel ini

Cold Yoga was emerged in India thousands of years ago. Thereafter it has become increasingly popular in Western culture. It has many health benefits such as muscle building to preventing health problems, improving focus and promoting the immune system.

What is Cold Yoga?

Cold yoga is a type of yoga which practiced in temperatures between 45 and 60 degrees Fahrenheit. In those temperatures, the body experiences “mild cold stress” and relies on metabolism to maintain its internal temperature – thus burning more calories.

Benefits of Cold Yoga.

Promote Mental Well-being.

Exposing your body to cold is lead to endorphins or “hormones of happiness” for “chill seekers,” as told by some cold yoga practitioners.(1) In fact, benefits of cool yoga and cryotherapy are almost same, as both of them support mental well-being, weight management and several other health benefits.

Weight Loss.

According to Brian and fitness co-founder Jimmy T. Martin, the first cold temperature studio, working at temperatures set between 40 and 64 degrees Fahrenheit causes “mild cold stress.”

This condition allows the body to burn more fat and calories. He explained to the Yoga Journal that because the body believes it is not working as hard in a cold climate, it takes longer to end and pushes the body automatically harder to get natural heat.

cold yoga
Cold Yoga; Sumber Gambar: YJ Tried It: Cryotherapy Yoga

They also admit that while working in hot temperatures, people misinterpret how hard their body is actually working.

Cold temperatures allow the human body to maintain its extreme performance for longer. There are a number of studies that proved that body metabolism works harder in cold weather, so more unhealthy fat burns.

Baca Sekarang: 10 Makanan Super untuk Penurunan Berat Badan Cepat bagi Vegetarian

Enhance Focus.

In the Yoga Journal interview, Martin also discussed his belief that, such type of yoga allows people to focus more on exercise as it gives a new experience.

According to researches, there is an additional health bonus of this type of yoga that is, in cool environments germs are less likely to multiply and spread.

Hot yoga can produce an atmosphere full of microbes due to body fluids, such as sweat, which comes out during high-intensity workouts.

Intinya.

Cold yoga is a modern type of yoga that may be practice in a particular temperature. However, it required a specific environment. Today, several yoga classes has been made such artificial classroom for practice this type of yoga as it has several health benefits.

+1 Sumber

Freaktofit memiliki pedoman sumber yang ketat dan mengandalkan studi yang ditinjau oleh rekan sejawat, lembaga penelitian pendidikan, dan organisasi medis. Kami menghindari penggunaan referensi tersier. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kami memastikan konten kami akurat dan terkini dengan membaca kebijakan privasi kami. kebijakan editorial.

  1. Cold exposure and hormonal secretion: A review; https://www.tandfonline.com/doi/pdf/10.3402/ijch.v61i3.17474

Terakhir ditinjau pada

Bagaimana kami meninjau artikel ini:

🕖 SEJARAH

Tim ahli kami selalu memantau bidang kesehatan dan kebugaran, memastikan bahwa artikel kami diperbarui dengan cepat seiring munculnya informasi baru. Lihat Proses Editorial Kami

Versi Saat Ini
13 Mei 2025

Written By: Shirin Mehdi

Ditinjau oleh: Inga Grebeniuk-Gillyer

Feb 9, 2022

Written By: Shirin Mehdi

Ditinjau oleh: Inga Grebeniuk-Gillyer

Pose yoga dan latihan pernapasan harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan sesuai kemampuan Anda. Jika Anda mengalami ketidaknyamanan atau rasa sakit, segera berhenti dan mintalah petunjuk profesional atau saran medis. Pelajari Lebih Lanjut

Tinggalkan komentar

BERLANGGANAN UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI TERBARU TENTANG KEBUGARAN DAN NUTRISI!

Kami tidak mengirim spam! Baca selengkapnya di kebijakan privasi

Berdasarkan Bukti

Konten ini didasarkan pada penelitian ilmiah dan ditulis oleh para ahli.

Tim kami yang terdiri dari para profesional kesehatan berlisensi, ahli gizi, dan pakar kebugaran berupaya untuk bersikap tidak memihak, objektif, jujur, dan menyajikan setiap sisi argumen.

Artikel ini berisi referensi ilmiah. Angka dalam tanda kurung (1,2,3) adalah tautan yang dapat diklik ke penelitian ilmiah yang telah ditinjau oleh rekan sejawat.

Indeks