Sedang tren
Membuka Kekuatan Pelatihan Yoga Pelepasan Myofascial: Manfaat, Teknik, dan Wawasan Ahli Latihan Interval Intensitas Tinggi untuk Lansia Berapa Hari Berolahraga Agar Tetap Bugar? Fimosis: Gejala, Pengobatan dan Tindakan Pencegahan Apakah Kue HighKey Sehat: Kebenaran Terungkap Surga Kebugaran: Temukan Destinasi Pantai Terbaik untuk Liburan Olahraga Pose Yoga Penguasa Tari: Manfaat, Cara Melakukan, dan Variasinya Panduan Lengkap untuk Memanaskan Kembali dan Menjaga Makanan Tetap Hangat dengan Aman Memahami Manfaat Milk Thistle untuk Mengatasi Bau Badan: Panduan Mendalam Apakah Pakhala Meningkatkan Kekuatan Imunitas? Tarian Zomba dan Manfaatnya yang Luar Biasa Perang Hukum: Memahami Gugatan Pelurus Rambut dan Dampaknya terhadap Kesehatan dan Kecantikan 17 Manfaat Kesehatan Serai yang Terbukti Ketahui Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Kacang Fox Latihan Prone Cobra: Bagaimana Melakukannya? Apa itu Probiotik: Jenis, Kegunaan, dan Sumbernya Koenzim Q10 dan Efeknya pada Tubuh Manusia Mahkota Gigi Permanen Lepas Power Mudra: Jenis, Manfaat, Cara Melakukan, dan Pencegahan Latihan Hammer Curl yang Efektif dengan Manfaat dan Kesalahannya Apakah celana dalam ketat dapat menyebabkan nyeri testis? Apa saja produk perawatan kulit terbaik untuk kulit yang menua? Pasta Keripik Goreng Udara: Resep dan Nilai Gizi 10 Latihan Kekuatan untuk Penderita Plantar Fasciitis di Rumah Efek Samping Berbahaya dari Penggunaan Produk Menstruasi Kedaluwarsa Bagaimana 4 Pose Meditasi Yin Ini Membantu Saya Menemukan Ketenangan, Keseimbangan, dan Ketenangan yang Lebih Dalam Pengobatan Ayurveda untuk Sakit Kepala Sinus: Panduan Komprehensif untuk Penyembuhan Alami Kapan Saya Harus Joging untuk Menurunkan Berat Badan? Tips Luar Biasa Yoga dan Berbagai Manfaatnya bagi Kesehatan Yoga Somatik untuk Menurunkan Berat Badan: Menyelami Transformasi Pikiran dan Tubuh Secara Mendalam Perawatan Body Wrap yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan dan Kulit Bercahaya Apa itu Retret Kesehatan dan Apa yang Dapat Diharapkan darinya? Ganesha Mudra: Manfaat, Efek Samping, Cara Melakukan dan Pencegahan Mudra Mata Ketiga: Manfaat, Efek Samping, Cara Melakukannya, dan Pencegahan Menyeimbangkan Hormon dengan Yoga: Cara Mengembalikan Harmoni Batin Anda 17 Manfaat Kesehatan Bubuk Bawang Merah dengan Efek Samping Informasi Gizi Kacang Peruano Tips untuk Mendapatkan Hasil Maksimal dari Treadmill Anda Manfaat Luar Biasa Kacang Mete untuk Tuberkulosis Berapa Lama Pre Workout Bertahan di Sistem Anda?
Olahraga
Bergizi
Meditasi
Kesejahteraan
Janji temu
Dewan Peninjau
Musik Suasana Hati
Pelacak Kesehatan
Bakti sosial
Perawatan Kesehatan
Siniar Buku elektronik
Kisah Sukses
9,1 ribu
Membaca
1,1 ribu

Bagaimana Cara Mengatasi Lutut Terkunci di Rumah: 8 Cara Terbaik

Dengarkan artikel ini

Living with a locked knee is an uncomfortable and often painful experience. It can limit your mobility and range of motion, making it difficult to perform everyday tasks. Fortunately, there are some steps you can take to treat a locked knee at home. This article will provide an overview of how to treat a locked knee with home remedies, as well as when it is necessary to seek medical attention.

What is locked knee?

Locked knee is a condition where the knee joint becomes stuck in a bent position, and is unable to straighten out normally. It is caused by damage to the knee joint, such as a dislocation or fracture. Symptoms can include pain, swelling, warmth, and a feeling of instability in the knee. Treatment for locked knee includes physical therapy, medications, and in some cases, surgery.

How Do You Treat Locked Knee at Home?

lutut
  1. Rest: Resting the knee is the best way to treat a locked knee. Resting allows the knee to heal and can help prevent further injury. Avoid activities that put a strain on the knee, such as running or jumping.
  2. Ice: Apply an ice pack to the knee several times a day to reduce inflammation and pain. Wrap a towel around the ice pack to avoid direct contact with the skin.
  3. Compression: Wear a knee brace or wrap to provide compression and support to the knee.
  4. Elevation: Elevate the knee above the level of the heart to reduce swelling and pain.
  5. Range of Motion Exercises: Perform gentle range-of-motion exercises to keep the knee flexible and prevent stiffness. These exercises should be done slowly and without pain.
  6. Strengthening Exercises: Strengthen the muscles around the knee to provide support and increase stability.
  7. Terapi Fisik: A physical therapist can design a personalized program of exercises and treatments to help strengthen the knee and improve range of motion.
  8. Medication: Over-the-counter or prescription medications may be recommended to reduce pain and inflammation.

Intinya.

The best treatment for a locked knee at home is to rest, ice, compress, and elevate the affected area. Additionally, use over-the-counter pain relievers to reduce pain and inflammation. Before attempting to treat the knee at home, it is important to consult with a medical professional to ensure that no further damage or serious injury has occurred. With proper rest, care, and guidance, a locked knee can often be resolved without the need for advanced medical interventions.

Terakhir diulas pada

Bagaimana kami meninjau artikel ini:

🕖 SEJARAH

Tim ahli kami selalu memantau bidang kesehatan dan kebugaran, memastikan bahwa artikel kami diperbarui dengan cepat seiring munculnya informasi baru. Lihat Proses Editorial Kami

Versi Saat Ini
23 Mei 2025

Ditulis Oleh: Jennifer Wirth

Ditinjau oleh: Marco Rizzo

Mei 2, 2024

Ditulis Oleh: Jennifer Wirth

Ditinjau oleh: Marco Rizzo

Informasi yang dibagikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan konsultasi medis profesional. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan yang berkualifikasi mengenai masalah kesehatan atau perawatan apa pun. Ketahui Lebih Banyak

Tinggalkan komentar

BERLANGGANAN UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI TERBARU TENTANG KEBUGARAN DAN NUTRISI!

Kami tidak melakukan spam! Baca selengkapnya di kebijakan privasi

Berbasis Bukti

Konten ini berdasarkan penelitian ilmiah dan ditulis oleh para ahli.

Tim kami yang terdiri dari profesional kesehatan berlisensi, ahli gizi, dan ahli kebugaran berupaya untuk bersikap tidak memihak, objektif, jujur, dan menyajikan setiap sisi argumen.

Artikel ini memuat referensi ilmiah. Angka dalam tanda kurung (1,2,3) merupakan tautan yang dapat diklik ke penelitian ilmiah yang telah melalui tinjauan sejawat.

Indeks