Apakah corn nuts benar-benar enak dimakan? Corn nuts terbuat dari jagung yang dipanggang, disangrai, atau digoreng. Namanya berasal dari teksturnya yang renyah seperti kenari, bukan dari rasanya. Jadi, hari ini kita akan membahas tentang Apakah Corn Nuts Sehat?
Para produsen menggunakan jenis jagung berbiji besar khusus untuk membuat kacang jagung, yang disebut cusco. Kacang jagung tidak memiliki manfaat kesehatan khusus dibandingkan makanan jagung lainnya.
Dengan 130 kalori per porsi 1/3 cangkir, camilan ini relatif rendah kalori, tetapi jauh lebih tinggi natrium dan lemaknya. Namun, sebagian besar kemasan camilan jagung berisi beberapa porsi; bacalah labelnya dengan saksama.
Apa itu Corn Nut?
Pada dasarnya, corn nuts adalah biji jagung yang telah dipanggang, digoreng, atau disangrai. Setelah diproses, biji jagung tersebut memiliki rasa yang lebih kuat dan gurih. Teksturnya juga menjadi sangat renyah, yang mungkin menjadi asal namanya. Namun, corn nuts seperti almond, mete, atau walnut bukanlah varietas walnut asli.
Apakah Anda Mengonsumsi Biji Jagung Biasa?
Setelah diproses, corn nut bisa langsung dimakan dengan garam atau tanpa garam. Beberapa orang suka menghias corn nut mereka dengan membeli corn nut yang dibungkus bumbu. Bumbu dan gula menonjolkan berbagai cita rasa dari biji jagung.
Apakah Corn Nuts Sehat?
Seperti camilan lainnya, corn nuts dapat menjadi bagian dari diet sehat – yang terpenting adalah mengonsumsi corn nuts dalam jumlah kecil.
Keripik ini memiliki kalori lebih sedikit daripada banyak jenis keripik dan biskuit lainnya, sehingga menjadi keunggulannya. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, kandungan lemaknya bisa lebih tinggi. Oleh karena itu, pastikan untuk mengonsumsi porsi yang tepat.
Untuk menahan rasa lapar di antara waktu makan, Anda mungkin membutuhkan sarapan sehat agar tetap kenyang. Dengan beberapa lemak sehat untuk jantung, protein, dan serat, corn nuts memenuhi beberapa kriteria sebagai alternatif yang sehat. Namun, corn nuts memiliki kandungan kalori yang tinggi, yang dapat melebihi batas jika Anda sedang memperhatikan berat badan.

1. Lemak.
Kacang jagung relatif tinggi lemak, dengan 8 gram lemak per 48 gram, memenuhi 12 persen dari nilai harian. Hanya 1 gram lemak ini yang jenuh dan sisanya adalah lemak tak jenuh yang sehat.
Menurut American Heart Association, lemak tak jenuh dapat mengurangi kadar kolesterol LDL "jahat". Namun, kacang jagung tidak hanya tinggi lemak, tetapi juga kaya kalori, dengan 210 kalori per 48 gram.
| Baca Sekarang: 7 Pose Yoga Menakjubkan untuk Menurunkan Kolesterol |
2. Protein.
Mengonsumsi camilan yang kaya akan protein Memperlambat pengosongan makanan dari perut dan membuat Anda merasa kenyang setelah makan. Corn nuts mengandung protein, dengan 1/4 cangkir corn nuts menyediakan 4 gram protein.
Kandungan proteinnya tidak setinggi beberapa camilan lain seperti kacang tanah, hanya dengan 28 gram kacang yang mengandung lebih dari 7 gram protein. Jika Anda memperhatikan berat badan, pilihlah camilan tinggi protein seperti yogurt rendah lemak.
3. Karbohidrat.
Corn nuts merupakan sumber karbohidrat yang baik, mengandung 48 gram karbohidrat per 34 gram. Corn nuts menyediakan 4 gram serat dalam satu porsi 48 gram, yang memenuhi 16 persen dari nilai harian, berdasarkan diet 2.000 kalori.
Seperti protein, serat membuat makanan bertahan lama di perut, sehingga Anda merasa kenyang di antara waktu makan. Serat juga penting untuk pencernaan, dan membantu mempercepat pergerakan makanan melalui usus.
4. Vitamin dan Mineral.
Kacang jagung tidak kaya akan vitamin dan mineral. Satu porsi 48 g hanya menyediakan 4 persen dari nilai harian zat besi, yang penting untuk transportasi oksigen. Selain zat besi, 48 gram kacang jagung mengandung 310 mg natrium, yang memenuhi 13 persen dari nilai harian, berdasarkan diet 2.000 kalori. Konsumsi natrium yang berlebihan dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan peningkatan risiko penyakit jantung, jadi kurangi asupannya dalam diet Anda.
Apakah Corn Nuts Tidak Baik untuk Kesehatan?
Kacang jagung sebagian besar mengandung lemak tak jenuh, yang berperan penting dalam mengendalikan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Namun, kandungan lemaknya masih terlalu tinggi untuk dikonsumsi sebagai camilan dan pada dasarnya kurang nutrisi lainnya.
Lemak jenuh juga ditemukan dalam biji jagung, dan dapat menjadi katalis pembentukan plak di arteri, meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Biji jagung sangat tinggi natrium. Efek samping dari kadar natrium tinggi dalam aliran darah meliputi sakit kepala, tekanan darah tinggi, dan bahkan stroke atau gagal ginjal dalam kasus yang parah.
Selain itu, varietas jagung aromatik dapat mengandung pewarna dan perasa buatan, yang dapat berdampak buruk pada sistem pencernaan dan kekebalan tubuh sebagian individu.
Satu porsi corn nuts memang tidak terlalu buruk, tetapi penting untuk mempertimbangkan bahwa sebagian besar corn nuts dijual dalam kemasan berisi empat porsi atau lebih. Ini berarti konsumen biasanya akan mengonsumsi banyak porsi corn nuts sehingga mengonsumsi lemak dan natrium dalam jumlah tinggi, tetapi tidak akan terjadi hal buruk pada tubuh Anda.
Meskipun satu porsi tidak masalah sebagai camilan sesekali, namun mengonsumsi kacang jagung dalam jumlah besar tentu tidak dianjurkan oleh dokter.
+1 Sumber
Freaktofit memiliki pedoman sumber yang ketat dan bergantung pada studi peer-review, lembaga penelitian pendidikan, dan organisasi medis. Kami menghindari penggunaan referensi tersier. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kami memastikan konten kami akurat dan terkini dengan membaca kebijakan editorial.
- Natrium; https://www.cdc.gov/heartdisease/sodium.htm
Olahraga

Meditasi






Siniar
Buku elektronik




