Manfaat Yoga untuk meredakan nyeri otot.
1. Fleksibilitas yang meningkat.
2. Sirkulasi darah yang lebih baik.
3. Penguatan otot.
4. Meredakan stres.
5. Postur tubuh yang lebih baik.
6. Koneksi pikiran-tubuh.
7. Peningkatan rentang gerak.
8. Kesejahteraan secara keseluruhan.
6 Gerakan Yoga Terbaik untuk Meredakan Nyeri Otot.
1. Dari Pahlawan Menjadi Pahlawan Rawan (Virasana Ke Supta Virasana).
2. Raja Kera (Persiapan Menuju Hanumanasana).
3. Pose Wajah Sapi (Gomukhasana).
4. Penjepit (Paschimottasana).
5. Gerakan Pergelangan Kaki.
6. Gerakan Sapi-Kucing (Marjariasana).
Dengan bertumpu pada empat tumpuan (pergelangan tangan di bawah bahu dan lutut di bawah pinggul), saat menghirup napas, kepala diangkat dan punggung dibungkukkan ke bawah; saat menghembuskan napas, kepala diturunkan dan tulang belakang dilengkungkan ke atas. Dengan demikian, asana ini dilakukan untuk merilekskan bahu, tulang belakang, dan leher.
Tindakan pencegahan.
- Mulailah perlahan dan secara bertahap tingkatkan intensitasnya.
- Perhatikan sinyal yang dikirimkan oleh tubuh Anda dan jangan memaksakan diri terlalu keras.
- Persiapkan tubuh Anda sebelum mempraktikkan pose yoga apa pun dengan melakukan pemanasan.
- Jika perlu, sesuaikan posisi dengan menggunakan alat bantu seperti balok atau tali.
- Jaga tubuh tetap terhidrasi dan pastikan minum banyak air baik sebelum maupun sesudah sesi yoga.
- Konsentrasi dengan memperhatikan postur yang benar di setiap pose agar tidak memberi tekanan berlebih pada otot yang tidak perlu.
- Pose yoga restoratif Dapat digunakan untuk membantu menenangkan dan melepaskan ketegangan pada otot yang nyeri.
- Jika Anda memiliki kondisi kesehatan atau cedera apa pun, mohon konsultasikan dengan profesional kesehatan atau instruktur yoga sebelum Anda mulai berlatih yoga.
Pengalaman Pribadi.
Kaki yang telah dilatih berat selama seminggu penuh menjadi sangat kaku dan berat. Alih-alih mengistirahatkan kaki sepenuhnya, saya melakukan yoga selama 20 menit yang terutama berfokus pada pose Anjing Menunduk (Downward Dog), Pose Merpati (Pigeon Pose), dan Lipatan ke Depan Duduk (Seated Forward Fold). Saya sudah merasakan tubuh saya melepaskan ketegangan dan rileks dalam beberapa menit. Keesokan harinya, rasa sakit saya jauh berkurang dan saya merasa lebih fleksibel dan segar kembali. Inilah alasan mengapa saya sekarang menggunakan yoga sebagai alat pemulihan pasca-olahraga — obat alami dan menenangkan yang menyelaraskan tubuh dan pikiran.
Pendapat Ahli.
Fisioterapis dan peneliti yoga, Dr. Rahul Deshmukh menjelaskan:
“Nyeri pasca latihan, atau DOMS, adalah robekan serat otot pada tingkat mikroskopis yang terjadi setelah otot bekerja terlalu keras. Yoga mendukung proses penyembuhan alami tubuh dengan meningkatkan aliran darah, mengurangi peradangan, dan meningkatkan fleksibilitas otot. Peregangan dinamis yang lembut disertai pernapasan dalam akan membantu merilekskan sistem saraf parasimpatik yang menurunkan kadar kortisol dan mempercepat perbaikan otot. Pada akhirnya, yoga tidak hanya meredakan nyeri tetapi juga meningkatkan fleksibilitas secara keseluruhan dan mengurangi kemungkinan cedera kembali.”
Wawancara Pakar.
Wawancara dengan Dr. Meera Kulkarni, Terapis Yoga & Praktisi Ayurveda
T: Dr. Meera, Bisakah Anda menjelaskan lebih detail peran yoga dalam pemulihan otot?
A: Gerakan yoga ringan membantu melancarkan peredaran darah dan asupan oksigen ke otot-otot yang lelah, sehingga memudahkan pengeluaran asam laktat yang menyebabkan nyeri otot. Selain itu, yoga juga baik untuk mengendurkan jaringan ikat yang tegang.
T: Pose yoga mana yang Anda sarankan untuk seseorang yang baru mulai berolahraga dan mengalami nyeri otot?
A: Saya akan menyarankan semua orang untuk memulai dengan Pose Anak (Child's Pose), Peregangan Kucing-Sapi (Cat-Cow Stretch), dan Kaki Menempel di Dinding (Legs-Up-the-Wall). Gerakan-gerakan ini tidak hanya menenangkan sistem saraf tetapi juga memberi energi pada sistem limfatik tanpa memberi tekanan pada tubuh.
T: Seberapa sering yoga harus dipraktikkan untuk pemulihan?
A: Setidaknya 15-20 menit setiap hari dapat memberikan manfaat. Yang terpenting adalah gerakan tersebut harus lembut, dilakukan dengan penuh kesadaran, dan jangan sampai mengenai area yang sakit. Kesadaran akan pernapasan mempercepat proses penyembuhan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan.
Ya, berlatih yoga dapat sangat membantu dalam meredakan nyeri otot.
Beberapa aktivitas yang dapat membantu menghilangkan rasa nyeri otot antara lain kardio ringan, menggunakan foam roller, dan peregangan.
Intinya.
Yoga adalah cara yang sangat efektif dan sepenuhnya alami untuk menghilangkan rasa nyeri pada tubuh. Dengan menggabungkan peregangan lembut, penguatan, dan elemen relaksasi, yoga mampu meredakan ketegangan dan kekakuan otot, meningkatkan fleksibilitas, dan bahkan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Bahkan, latihan yoga secara teratur tidak hanya dapat memberikan kelegaan instan dari rasa nyeri tetapi juga sebagai cara untuk mencegah rasa sakit di masa mendatang. Baik Anda seorang pemula atau yogi berpengalaman, memasukkan yoga ke dalam rutinitas Anda dapat menjadi cara yang berharga dan holistik untuk tidak hanya mengatasi rasa nyeri tetapi juga meningkatkan kesehatan fisik dan mental Anda.
+5 Sumber
FreakToFit memiliki pedoman sumber yang ketat dan mengandalkan studi peer-review, lembaga penelitian pendidikan, dan organisasi medis. Kami menghindari penggunaan referensi tersier. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kami memastikan konten kami akurat dan terkini dengan membaca kebijakan editorial.
- Fleksibilitas tubuh lansia setelah satu tahun berlatih yoga dan senam; https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25858653/
- Pengaruh beberapa asana terpilih dalam yoga Iyengar terhadap fleksibilitas: studi percontohan; https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25042310/
- Dampak latihan yoga selama 10 minggu terhadap fleksibilitas dan keseimbangan atlet perguruan tinggi; https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26865768/
- Dampak Praktik Yoga terhadap Penanda Inflamasi: Tinjauan Komprehensif; https://jahm.co.in/index.php/jahm/article/view/1612
- Studi mengatakan yoga meningkatkan kesehatan di usia lanjut; https://www.ed.ac.uk/research-innovation/latest-research-news/yoga-improves-health-in-later-life-study-says
Olahraga

Meditasi






Siniar
Buku elektronik





